You Are Here » Berita

Proses Manajemen Rumah Sakit


Perpajakan Pada Bisnis Profit Oriented:
Pajak – Pemilik bisnis yg berorientasi profit suka atu tidak suka, mereka harus membayar pajak. Ini sudah ada perangkat undang-undangnya. Jika anda menghasilkan uang dan tidak membayar pajak tersebut, maka dinas pajak akan menanyakannya dan menagihnya melalui surat resmi..

Pekerja – Disamping membayar gaji karyawan, sebagian besar bisnis untuk profit menawarkan  sekumpulan perencanaan dan tunjangan. Perencanaan ini meliputi asuransi jiwa, asuransi medis, dan asuransi kesehatan; rencana jaminan social; rencana pensiunan; bonus lembur; pembayaran hari libur/ sakit; kegiatan olah raga di tempat kerja dan lain-lain.

Investasi – sebagai pemilik bisnis utama dari bisnis untuk profit, anda mengambil resiko memulai bisnis di tempat pertama;  dengan kata lain; anda harus memahami investasi keuangan sebelum anda yakin anda akan menerima laba/ keuntungan pada bisnis ini. Jika tujuan dari bisnis anda adalah untuk menghasilkan uang, anda menyatakan bahwa anda ingin memperoleh keuntungan pada investasi anda.  Apakah tujuan bisnis anda  jika anda tenggelam semakin dalam pada lobang keuangan?

Tagihan-tagihan – sebagai pemilik bisnis yg berorientasi profit, anda memiliki tagihan-tagihan – mulai dari perlengkapan kantor, sewa gedung, biaya inventaris, sampai gudang penyimpanan. Jika anda tidak menghasilkan uang, anda tidak punya kemampuan untuk membayar tagihan-tagihan anda. Akan kemana ini menuju?


Keuntungan Bersih – Penjualan kotor dikurangi pajak, bunga, penyusutan, dan pengeluaran-pengeluaran lainnya, juga disebut pendapatan bersih atau atau bottom line.

Laba atas Investasi (Return On Investment) – Ukuran profitabilitas perusahaan, sama dengan pendapatan tahun fiskal dibagi dengan saham biasa dan ekuitas saham preferen +  hutang jangka panjang. ROI mengukur seberapa efektif perusahaan menggunakan modalnya untuk membangkitkan keuntungan; semakin tinggi ROI, semakin baik.

Aliaran Kas (Cash Flow) – Alat ukur kesehatan keuangan perusahaan sama dengan penerimaan kas dikurangi pembayaran tunai pada periode waktu tertentu atau sama dengan laba bersih +  jumlah yang dibebankan untuk penyusutan, deplesi, dan amortisasi.
Memiliki satu aspek kesuksesan tanpa yang lain-lainnya menyebabkan pencapaian / prestasi dan stabilitas. “Ini memungkinkan perusahaan untuk menunjukkan laba bersih dan ROI yang baik, dan masih bisa bankrupt”. (p. 46 Line 36-37). “Aliran kas yang buruk adalah apa yang mematikan sebagian besar bisnis yang lamban.

“……Jika anda memilikinya dengan cukup, aliran kas tidak jadi masalah.”  “tetapi jika tidak, tidak ada lagi yang penting”. Ini adalah alat ukur daya tahan hidup: tetap diatas garis dan anda baik/ tidak ada masalah, berada dibawahnya maka anda mati.

Perputaran pendapatan (Throughput) – kecepatan perputaran dimana system menghasilkan uang melalui penjualan.
Inventaris – semua uang yang telah diinvestasikan untuk membeli barang-barang/ segala sesuatu yang dimaksudkan untuk daya dukung operasional.
Biaya Operasional – semua uang yang dibelanjakan untuk mengubah inventaris menjadi throughput (pendapatan).

Tujuan dari ketiga konsep tersebut adalah:
Meningkatkan throughput (pendapatan) dan secara bersamaan mengurangi baik inventaris maupun biaya operasional.

 “INVENTARIS YG BERLEBIH SAMA DENGAN  TENAGA KERJA YANG BERLEBIH dan SEMAKIN DEKAT ANDA DENGAN KEADAAN YANG SEIMBANG DENGAN APA YANG DIRENCANAKAN (seharusnya diatas yang direncanakan), MAKA SEMAKIN DEKAT ANDA Dengan KEBANGKRUTAN.” Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi agar kita tidak cepat puas dengan apa yang dapat kita capai, harus terus melakukan peningkatan kinerja yang berkelanjutan.


Kemacetan (Bottleneck) – Tahap dalam sutu proses yang menyebabkan keseluruhan proses melambat atau bahkan berhenti.

Sebagai contoh, Ruangan Operasi tidak dapat melakukan kegiatan operasi sesuai target hanya karena kurangnya koordinasi dengan dokter dan perawat atau tidak tersedianya instrument yang steril seusai waktu operasi yang telah dijadwalkan.


1. Identifikasi kemacetan sistem
    - Kemacetan system akan berubah/berganti setiap kali proses diselesaikan atau dipulihkan.  
2. Putuskan bagaimana mengekploitasi kemacetan (bottleneck)
    - Teliti dan wawancarai pegawai untuk menemukan/ menggali  ketidakcocokan.
3. Subordinasikan segala sesuatunya kepada keputusan diatasnya.
    - Proses pergantian (shift)
    - Atur ulang line pelayanan
     - Yakinkan bahwa segala sesuatunya diatur sesuai dengan kendalanya.
4. Angkat kemacetan sistem
    - Identifikasi prioritas (kartu merah/ kartu hijau) menunjukkan prioritas penyelesaian permasalahan
5. Jika, pada langkah sebelumnya, kemacetan telah dipecahkan, kembalilah ke langkah 1:
 

Berdasarkan teks/ teori:
Satu jam yang diselamatkan dari kondisi non-kemacetan hanya merupakan suatu khayalan belaka.
Satu jam yang hilang pada bottleneck adalah satu jam yang hilang untuk seluruh system.
Bottlenecks mengendalikan keduanya, perputaran income and inventaris.

TUJUAN-TUJUAN dengan berorientasi BOTTLENECKS:

Tarik inventaris melalui aktivitas-aktifitas yg macet berdasarkan permintaannya.
Gunakan / Manfaatkan aktifitas non bottleneck jika diperlukan.
Waktu idle (diam) pada kegiatan non-bottlenecks bisa diterima dengan sempurna.

Moral pegawai – pelatihan pegawai agar berprestasi dan merayakan (memuji) pencapaian atau prestasi mereka – sembilan kali dari 10 – bisa meningkatkan moral mereka.

Pengurangan  keapatisan – apatis didefinisikan sebagai tidak adanya emosi atau antusiasme; ketidakpedulian; tidak bersemangat; sifat kurangnya antusiasme atau ketertarikan terhadap sesuatu.

Keapatisan diantara pegawai adalah kematian dari suatu bisnis. Mereka adalah jantung dari organisasi anda.

Meningkatkan motivasi kelompok = meningkatkan produktifitas

Kompensasi atau benefit – Sekarang ini Banyak bisnis dan organisasi merayakan kesuksesan melalui pemberian kompensasi ektra dan benefit kepada pegawai. Beberapa contoh  disebutkan sebelumnya.


SUPERMAN syndrome –
    John Lennon pernah mengatakan: “Hidup adalah apa yang terjadi saat anda sibuk menyiapkan rencana-rencana lainnya.

Kebiasaan buruk yang secara langsung dan tidak langsusng mempengaruhi perkembangan organisasi antara lain:

Kebiasaan Buruk #1:  Menyimpan invetaris yang banyak.
Tujuan mengajarkan kepada kita  harus secara konsisten mencari cara untuk mengurangi inventaris. Memiliki inventaris yang memenuhi ruang kantor tidak membawa keuntungan, ini hanya menciptakan perkembangan yang stagnan.

Kebiasaan Buruk  #2:  Keuntungan bersih dan aliran uang tampak bagus sekali, tetapi kita melupakan tentang laba atas investasi atau ROI (return on investment).
Ya, kita menjual dan men-stok ulang secara efisien tetapi kita tidak melihat laba atas investasi di bisnis ini. Angka-angka tersebut membuat bisnis kita tampak seolah-olah melambung, tetapi faktanya tidak.
Memperhatikan ketiga unsur tersebut telah sangat membantu bisnis yang kita lakukan
Kemacetan saya
Menggunakan proses lima langkah, Saya menemukan berbagai jenis kemacetan pada bisnis saya.
Satu kemacetan akan berdampak negative kepda pelanggan.
Tidak mengikuti para pelanggan secara konsisten menyebabkan kerepotan (rush) pada menit-menit terakhir. Ini menyebabkan inventaris kita untuk tidak di stok secara efektif dan disiapkan agar teratur, plus interaksi kita dengan pelanggan menjadi terganggu.
Kemacetan lainnya adalah memesan inventaris
Menunggu sampai menit terakhir untuk memesan inventaris menyebabkan pesanan-pesanan akhir bulan  menghabiskan waktu yang banyak (time consuming) dan penuh kesalahan.

Untuk itu jangan menunda pembelian kalau secara perhitungan bisnis memang diperlukan harus ada guna menjalankan proses yang sudah berjalan.

Diambil dari web.google.presentasi goal Eliyah, diterjemahkan secara bebas oleh manajemen PT. Medva, disesuaikan untuk managemen rumah sakit  

« Kembali

Support Online

Konsultasi Terbaru

  • agung

    bagi rekan rekan dokter dan rumah sakit yang membutuhkan vynil untuk ruang operasi dan rawat inap dapat menghubungi saya di 081366467228 trims ...

  • PURNOMO

    salam sukses pak....
    perkenalkan kami dari perusahaan yang ber-basic core dan sangat konsen pada water treatment ingin sekali menjalin kerjasama dalam pemenuhan kebutuhan klien PT. Medva konsultan,
     ...

  • PURNOMO

    salam sukses pak....
    perkenalkan kami dari perusahaan yang ber-basic core dan sangat konsen pada water treatment ingin sekali menjalin kerjasama dalam pemenuhan kebutuhan klien PT. Medva konsultan,
     ...

  • PURNOMO

    bagaimana prosedur penawaran kerjasama dengan perusahaan yang bapak pimpin...?
    kami dari perusahaan yang ber-basic core dan sangat konsen dengan water tretment untuk Rumah Sakit, Gedung Komersil dan  ...

  • Dr. Ama

    Salam Pak Edyarto.

    Kami memiliki rumah sakit swasta dan ditawari investasi perusahaan asing, mohon sarannya apakah risiko dan manfaat bila menerima investasi asing? success story atau failure story ...

  • sherly

    Sore min, besar preparation room untuk hospital berapa y? tq~ ...

  • Dwi S Wijaya

    Selamat pagi Pak,
    Saya Dwi S Wijaya dari Trenggalek Jatim.
    Sangat menarik sekali isi blog-nya dan kebetulan saya sedang berencana untuk membuat rumah sakit ibu dan anak (RSIA,saya ingin bertanya, be ...

  • sarah

    selamat siang , saya mahasiswi unnes mau bertanya contoh rumah sakit swasta yg masih tingkat pratama itu apa ya ? soalnya saya searching kok tidak ada hasil. minta tolong bantuannya .. trimakasih ...

  • Dede Sumarni

    saya mau bertanya, untuk modul monitoring aset dalam informasi kshtan rumah sakkit?aplikasi apa saja dan bagaimana alurnya?terima ksh ...

  • Prima Adima Group

    saya dari Adima Group Menawarkan PB Timah hitam Untuk Kebutuhan RS Sesuai Stantard RS 1mm - 3mm ketebalannya
    < bagi yg membutuh kan Kredit Alat ct-scan maupun MRI , Flouroscopy max 5 th hub saya 082 ...

Video