You Are Here » Berita

Konsep Manajemen Konstruksi


Construction Project Management is the overall planning, co-ord

<!-- @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } -->

Konsep Manajemen Konstruksi di Rumah Sakit

Manajemen konstruksi adalah perencanaan menyeluruh, koordinasi, dan control dari awal dimulainya hingga selesainya sebuah proyek sesuai dengan tujuan dan keinginan owner secara fungsional dan financial sehingga proyek dapat berjalan dan diselesaikan tepat pada waktunya secara efisien dan sesuai dengan standard kualitas yang telah ditentukan.

Sedikitnya ada 6 kategori tanggung jawab konsultan MK:

  1. Project Management Planning

  2. Cost Management

  3. Time Management

  4. Quality Management

  5. Contract Administration

  6. Safety Management

Dari ke enam tanggungjawab tersebut diatas sesuai dengan kemampuan dan pengalaman kami dalam menangani proyek-proyek rumah sakit adalah mengawal proses pekerjaan kontraktor dalam hal yang berkaitan langsung dengan waktu pelaksanaan dan kulitas pekerjaan dengan titik berat pada proses pekerjaannya. Adapun hal-hal utama yang perlu diperhatikan dalam proyek rumah sakit secara umum yang berimplikasi pada fungsi rumah sakit adalah sebagai berikut:

Pekerjaan Pre-Instalasi: pekerjaan ini menuntut adanya gambar pedoman dan detail mengenai kebutuhan instalasi air, listrik, uap, gas medis dan lain-lain yang sudah digambarkan dengan jelas posisi, dimensi dan lain sebagainya, sehingga pada saat pemasangan peralatan tiba waktunya tidak akan terjadi pengulangan pekerjaan.

Tahapan pemasangan AC, Gas Medis dan konstruksi lampu operasi:

Pemasangan AC, baik split maupun split duck harus dipasang preinstalasinya bersamaan dengan tahapan fisik, jalur kabel power, jarak in door dan out door harus diperhitingkan sesuai technical specification yang ada, Pipa drainase AC harus dibuat seaman mungkin baik dimensi dan kemiringan pipanya. AC Split harus dihindari untuk ruangan Operasi, Recovery, ICU, Ruang Isolasi, dan Perawatan Luka bakar. Khusus untuk Ruang Operasi jenis filter yang dipakai harus berlapis dan dengan micron yang minimal (misalnya 0.3 atau maksimal 0.5 mikron, bergantung dari jenis peruntukan ruang operasinya.

Gas Medis: Pemasangan gas medis harus dilakukan oleh perusahaan yang mempunyai kemampuan khusus dibidang instalasi gas medis (bersertifikat), instalasi pipa gas medis harus rapih dan kuat, dengan konstruksi klem dan penggantung yang khusus, sehingga identifikasi, uji fungsi dan operasioanalisasinya menjadi mudah. Idetifikasi dan pengkodean dengan warna maupun posisi pipa masing-masing gas medis dibedakan, sehingga lebih mudah pengidentifikasiannya. Perhitungan tekanan kerja harus detail sehingga dimensi pipa yang dipasang sesuai kebutuhan pemakaian gas medis. Letak Sentral Gas sebaiknya terpisah dengan gedung utama dan memiliki akses yang mudah untuk loading dan unloading tabung gas. Yang terbaik adalah dengan menyediakan tangki tabung gas yang diletakan diluar gedung utama dan didistribusikan pada ruang gas sentral, sehingga proses pergantiannya dapat diatur dengan jangka waktu yang relative lebih lama, jika dibandingkan dengan menggunakan tabung portable.

Tahapan penyelesaian pekerjaan: Apa bila gedung bertingkat, pekerjaan finishing harus dimulai dari lantai paling atas, hal ini untuk menghindari terjadinya kekotoran yang berulang pada lanti maupun dinding yang sudah selesai pengerjaannnya, demikian juga pemasangan peralatan baik medis maupun non medis harus dipasang setelah gedung dalam bangunan bersih dan tidak banyak lalu lalang pekerja.

Tahapan Pemasangan Vinyl: Sejauh ini finishing lantai terbaik pada bangunan rumah sakit adalah vinyl, dari berbagai keuntungan penggunaan vinyl yang berkaitan langsung dengan fungsi rumah sakit adalah tidak adanya nat dilantai sehingga memudahkan cara memebersihkannya, dengan demikian pencapain standar angka infeksi nosokomial (inos) yang dianjurkan oleh depkes yakni tidak boleh melebihi angka 10, dapat dipenuhi ( lihat Kep. Men Kes RI No.1204/10/Men.Kes/SK/X/2004, tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit).

Untuk kepentingan perencanaan proyek dan pengawasan serta pendampingan Rumah Sakit Anda kami memiliki team yang capable dibidang ini, silahkan menghubungi kami melelui web ini

« Kembali

Support Online

Konsultasi Terbaru

  • Muhamad Saman

    Asslwrwb, salam kenal.
    Pak/Buk, saya mau mendirikan RS tipe D, 1. Apakah untuk pembuatan IPAL bisa minimal 5m3 s.d 10m3 ? berapa biaya untuk pembuatan IPAL tsb ?
    2. Apakah cukup syarat lahan utk RS ...

  • ERLY

    Selamat sore, Apakah bisa saya dikirimi contoh FS RS ? Terimakasih ...

  • ERLY

    Apakah bisa saya dikirimi contoh FS RS ? Terimakasih ...

  • mirza

    mohon informasi berapa biaya FS untuk upgrading dari RSB menjadi RSIA, hal-hal apa saja yg perlu dipersiapkan untuk menunjang hal tersebut. terima kasih ...

  • andi

    assalamualaikum admin,
    saya mau minta tolong dikirim contoh fs dan master plan rumah sakit untuk tugas kuliah.
    makasih admin. ...

  • udia

    Salam, Mohon maaf sebelum nya. Bila berkenan kami minta diemailkan contoh FS untuk pendirian RSIA.  ...

  • Wicaksono J

    Assalamualaikum Bapak,
    saya sedang berencana untuk membuat klinik
    dengan fasilitas penunjang yg cukup lengkap, sebelum memutuskan untuk merealisasikannya bolehkah saya diberi contoh dulu FS untuk k ...

  • Harrie

    Salam hormat kami kepada seluruh aktifis kesehatan di Indonesia.
    Kami siap membantu Anda dalam perencanaan serta pekerjaan Instalasi Gas Medis untuk rumah sakit baru atau penambahan (Renovasi). Silah ...

  • wawan

    Assalamu alaikum wr wb...
    Kami sedang dalam penyusunan review Masterplan RS Kusta mohon diberi petunjuk (contoh) untuk :
    1. master plan RS Kusta
    2. Struktur management RS Kusta ...

  • anton

    mohon informasi perkiraan pembiayaan membuat master plain rumah sakit tipe B pendidikan.... ...

Video